Ulama Aceh Mendukung Usulan Tentang Hukuman Potong Tangan Bagi koruptor

Ulama Aceh Mendukung Usulan Tentang Hukuman Potong Tangan Bagi koruptor

Ulama Aceh Mendukung Usulan Tentang Hukuman Potong Tangan Bagi koruptor

Kpk menangkap Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf dikarenakan dugaan Korupsi DOKA (Dana Otonomi Khusus Aceh) 2018 yang membuat daerah itu berjuluk serambih mekah dan menjadi sorotan publik. Sehingga hal itu tidak terlepas dari hukum di daerah aceh yang menggunakan syariat islam.

Dengan tetapi, dalam hukum dia aceh sampai sekarang belum memiliki hukum yang mengatur korupsi. Dengan mencegah tindakan korupsi yang terus berulang, para masyarakat memberikan saran untuk qanun (hukum) potong tangan bagi koruptor yang merajarela. Dalam Gerakan Penegak Keadilan (GPK) adalah salah satu pihak yang memberikan saran itu untuk para koruptor. Bahkan tokoh ulama Faisal Ali Aceh pun mendukung atas usulan tersebut dikarenakan akan berdampak baik di Aceh dan menciptakan pemerintah yang bersih dari koruptor.

AGEN POKER ONLINE TERPERCAYA | POKER ONLINE TERPERCAYA
AGEN POKER ONLINE TERPERCAYA

Tetapi dalam usalan tersebut Faisal Ali perlu melihat lebih jauh apakah tindakan dalam korupsi termasuk dalam kategori pencurian atau tidak. Dalam usalan tersebut Faisal berkata, harus dilihat juga apakah kasus korupsi di Aceh sudah meresahkan bagi para masyarakat atau tidak.

Sehingga diperlukan proses kajian yang sangat mendalam untuk diketahui apakah tidakan koruptor termasuk dalam kategori pencuri, atau orang yang merampok atau merampas hak untuk masyarakat? Harus dilihat kasus korupsi yang terjadi di Aceh apakah sudah sangat merajela atau pun mewabah. Dalam perkataan Faisal.

Meski di biasanya para ulama yang beradah di aceh sudah mendukung usulan tersebut, namun dalam substansi hukuman untuk para korupter harus terlebih perlu dimusyawarahkan. Sebabnya usulan qanun tentan potong tangan menurut Faisal belum begitu diperlukan. Lebih baik dinilai dengan mengoptimalkan terhadap hukum – hukum yang sudah ada, serta soal pencegahan korupsi.

Terdapat pada tanggal 24/07/2018, massa GPK (Gerakan Penegak Keadilan) di DPRA (Dewan Perwakilan Rakyat Aceh) menggelarkan unjuk rasa untuk menuntut dewan agar merancang tentang hukum (qanun) tentang potong tangan bagi para koruptor di Aceh.

AGEN JUDI ONLINE TERAMAN DAN TERPERCAYA DI INDONESIA
Dengan Minimun Deposit Rp 25.000 Anda Dapat Memainkan Berbagai Permainan Online Seperti SBOBET, IBCBET, MAXBET, LIVE CASINO, TOGEL Dan Sebagainya

Ayo Segera Bergabung Di WWW.HOKKIBET.INFO Dan Nikmati Promo-Promo Menarik Dari Kami

Please Share and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *