Makam Untuk Mahasiswi yang Tewas di Jerman Telah Disiapkan Oleh Keluarganya

Makam Untuk Mahasiswi yang Tewas di Jerman Telah Disiapkan Oleh Keluarganya

Makam Untuk Mahasiswi yang Tewas di Jerman Telah Disiapkan Oleh Keluarganya

Makam Untuk Mahasiswi yang Tewas di Jerman Telah Disiapkan Oleh Keluarganya

Makam Untuk Mahasiswi yang Tewas di Jerman Telah Disiapkan Oleh Keluarganya – Keluarga Shinta Putri Dina Pertiwi (24), mahasiswi asal Kota Malang yang tewas di Jerman, telah menyiapkan makam jelang kedatangan jenazah. Kendati demikian, makam belum digali.

“Makam sudah disiapkan, tapi belum digali. Karena kami juga menunggu informasi resmi soal kepulangan jenazahnya,” ujar ibu Shinta, Umi

Salamah kepada detikcom, Selasa (21/8/2018).

AGEN POKER ONLINE TERPERCAYA | POKER ONLINE TERPERCAYA

 Umi menambahkan, sesuai rencana jenazah akan dimakamkan di TPU Bandulan, tak jauh dari kediaman mereka di Jalan Bandulan 12, Sukun, Kota Malang.

Keluarga memang tengah menanti kepastian kepulangan jenazah Shinta yang belum jelas. Sebelumnya pihak Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jerman mengatakan bahwa jenazah Shinta diperkirakan akan sampai di tanah air pada hari Minggu (19/8/2018). Namun hingga hari ini, kabar itu tak terbukti.

Keluarga, terutama Umi, akhirnya menulis surat terbuka untuk Presiden Joko Widodo demi meminta kejelasan terkait pemulangan jenazah Shinta.

Setelah mengirimkan surat terbuka, keluarga kembali mendapatkan kabar terakhir dari Kementerian Luar Negeri. Kabar tentang rencana pemulangan jenazah Shinta ini disampaikan melalui WhatsApp, Senin (20/8/2018) malam.

“Kami dapat kabar terbaru dari Kemenlu melalui WA malam kemarin, bahwa jenazah akan dipulangkan 23 Agustus nanti. Janjinya secara resmi akan dikirim hari ini, tapi sampai sekarang surat itu belum kami terima, hanya via WA saja,” ujar ibu tiga anak ini.

Informasi itu juga menyebutkan bahwa Bestattung atau rumah persemayaman jenazah Shinta telah memesan perusahaan ekspedisi untuk mengirimkan jenazah mahasiswi Universitas Bayreuth itu ke Indonesia.

“Disampaikan jenazah tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada 23 Agustus 2018 sekitar pukul 11.35 WIB dengan flight TG 433,” ungkap Umi.

Namun bagi Umi, pemberitahuan via WhatsApp itu saja dirasa belum meyakinkan, sehingga mereka lebih memilih menunggu pemberitahuan secara resmi yang dijanjikan Kemenlu.

“Beliau (pejabat Kemenlu, red) yang memberikan kabar, berjanji akan mengirim pemberitahuan secara resmi, tapi sampai saat ini (pukul 3 sore) belum juga kami terima,” tandasnya.

Keluarga khawatir informasi yang disampaikan melalui WhatsApp itu akan berujung kekecewaaan seperti halnya yang dialami pekan lalu.

AGEN JUDI ONLINE TERAMAN DAN TERPERCAYA DI INDONESIA

Dengan Minimun Deposit Rp 25.000 Anda Dapat Memainkan Berbagai Permainan Online Seperti SBOBET, IBCBET, MAXBET, LIVE CASINO, TOGEL Dan Sebagainya

Ayo Segera Bergabung Di WWW.HOKKIBET.INFO Dan Nikmati Promo-Promo Menarik Dari Kami

Please Share and like us:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *